Ia melihat terdapat tiga faktor utama yang dapat menjadi katalis bagi kinerja TPIA. Pertama, kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan margin bisnis kilang secara signifikan.
Kedua, margin produk polimer di bisnis petrokimia mulai menunjukkan pemulihan setelah melewati titik terendah siklus.
Ketiga, TPIA akan memperoleh kontribusi penuh selama satu tahun dari aset ESSO Singapura yang sebelumnya diakuisisi perusahaan.
"Kombinasi faktor tersebut berpotensi menciptakan titik balik yang signifikan terhadap laba dan arus kas perusahaan dalam beberapa tahun ke depan," kata Arief.
Di sisi lain, sektor yang berorientasi domestik berpotensi menghadapi tekanan lebih besar. Sucor Sekuritas menilai sektor perbankan, konsumer diskresioner seperti otomotif dan ritel, properti, serta semen akan terdampak oleh pelemahan rupiah dan kenaikan suku bunga.