Dengan mulai beroperasinya Awak Mas, UOB Kay Hian memperkirakan laba bersih Indika melonjak menjadi USD101 juta pada 2027 atau naik 125 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan tersebut didorong produksi emas sekitar 80.000 ons pada tahun pertama operasi komersial.
Pada 2028, produksi emas diproyeksikan meningkat menjadi 100.000 ons, dengan asumsi harga emas mencapai USD4.080 per ons.
Secara keseluruhan, laba bersih Indika diperkirakan tumbuh 642 persen pada 2026, kemudian meningkat 125 persen pada 2027 dan bertambah 38 persen pada 2028.
Menurut UOB, lonjakan laba pada 2026 terutama didorong kenaikan harga batu bara.