Keputusan Enseval untuk tidak membagikan dividen cukup mengejutkan mengingat setidaknya dalam 10 tahun terakhir, perseroan tidak pernah absen membagikan dividen.
Dengan model bisnis yang mapan, posisi keuangan Enseval sangat kuat. Hingga akhir 2025, kas dan setara kas tercatat sebesar Rp712 miliar dengan persediaan mencapai Rp4,53 triliun.
Di samping itu, saldo laba perseroan pada periode yang sama juga mencapai Rp7,35 triliun. Angka tersebut ekuivalen dengan 9,32 kali laba tahunan, mencerminkan kekuatan modal perseroan tanpa mengandalkan hampir sepeserpun utang berbunga.
(Rahmat Fiansyah)