Esa Medika yang dimiliki oleh Surya Gunawan Widjaja itu memiliki visi untuk masuk dalam lima perusahaan penyedia alkes terbesar di Indonesia. Saat ini, perseroan menjalin kerja sama prinsipal dengan sejumlah merek seperti Medicon, Medtronik, Bowa, Penlon, hingga Air Liquide.
IPO Esa Medika akan dikawal oleh dua penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter), yakni BRI Danareksa Sekuritas (OD) dan Ina Sekuritas Indonesia (RB).
Masa penawaran awal (book building) akan berlangsung pada 22-24 Juni, sedangkan masa penawaran umum (offering) ditetapkan pada 2-6 Juli. Saham EMMI ditargetkan bisa dicatat secara perdana (listing) di BEI pada 8 Juli.
(Rahmat Fiansyah)