IDXChannel – Badan Energi Internasional (IEA) menaikkan prakiraan pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun ini sebesar 360.000 barel per hari (bph) menjadi 740.000 bph. Hal itu terungkap dalam laporan lembaga tersebut pada Kamis (15/5/2025).
Dengan adanya pembaruan itu, permintaan minyak global kini diproyeksi berada di level 103,9 juta bph.
Pada saat yang sama, IEA juga menaikkan estimasi permintaan minyak global tahun lalu menjadi 103,16 juta bph. Level tersebut 350.000 bph lebih banyak dari estimasi April yang dipatok pada angka 102,81 juta bph.
Dalam laporan yang sama, IEA menyebut delapan negara OPEC+ yang sebelumnya memberlakukan pemangkasan produksi minyak sukarela, telah meningkatkan produksi mereka menjadi 35,01 juta bph pada April. Kedelapan negara yang dimaksud adalah Arab Saudi, Rusia, Irak, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman.
Negara-negara itu diperkirakan memproduksi 1,23 juta bph lebih banyak di atas kuota sepanjang bulan lalu. Pasalnya, target produksi mereka pada April 2025 menurut estimasi IEA adalah sebesar 33,78 bph.