Fokus Bangun Lima Destinasi Wisata Prioritas, Kemenparekraf Anggarkan Rp11 T

Market News
Fahmi Abidin
Kamis, 16 Januari 2020 16:45 WIB
(Kemenparekraf) telah merencanakan anggaran sebesar Rp11 triliun dalam upaya mengembangkan destinasi wisata prioritas di Indonesia.
Fokus Bangun Lima Destinasi Wisata Prioritas, Kemenparekraf Anggarkan Rp11 Triliun. (Foto: Abizar/IDXChannel)

IDXChannel – Pada 2019, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk mengembangkan lima destinasi pariwisata prioritas. Kelimanya dianggap mempunyai potensi yang sangat besar dan harus mendapatkan perhatian serius untuk dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.

Kelima destinasi pariwisata tersebut diantarannya, Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang dan Mandalika. Merespons hal tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah merencanakan anggaran sebesar Rp11 triliun dalam upaya mengembangkan destinasi wisata prioritas di Indonesia.

“Tahun ini akan ada Rp11 triliun yang akan kita bangun bersama-sama. Hal ini akan menunjukkan tahun 2020 jadi, sangat besar. Sehingga orang makin mudah berwisata dan makin betah berwisata,” ucap Asisten Deputi Investasi Pariwisata Kemenparekraf Hengky.

Dalam acara bertajuk Economic Outlook IDX Channel “Sinergi Membangun Destinasi Pariwisata Prioritas” pada Kamis (18/1/2020), Hengky sarankan kepada pemerintah daerah untuk menyusun anggaran untuk membangun destinasi wisata prioritas daerahnya.

“Pemerintah daerah kita kasih kesempatan untuk DAK (Dana Alokasi Khusus). Yang terenting Bupati, Walikota, Gubernur yang yakin daerahnya menjadi unggulan, seharusnya mereka membuat budget yang lebih demi menunjang orang datang ke sebuah destinasi,” tuturnya.

Selain itu, ungkap Hengky, Kemenparekraf juga turut bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lainnya untuk membangun destinasi wisata prioritas di tanah air. Kerja sama yang dijalin terkait dengan infrastruktur, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, serta terkait perhubungan.

Hengky mengaku hubungannya dengan kementerian dan lembaga lainnya ini sangat erat. Hal itu tercermin dari diadakannya pertemuan dengan kementerian dan lembaga terkait setelah diresmikannya kabinet baru.

“Kita langsung mengadakan pertemuan dengan Pak Basuki (Menteri PUPR) dan juga Menteri Perhubungan. Kita sepakat semua terintegrasi pada 2020 dan selesai. Termasuk jalan raya, bandara, dan lima destinasi ini selesai semua,” kata dia. (*)

Baca Juga