IDXChannel - FTSE Russell melakukan perombakan terhadap konstituen saham Indonesia dalam FTSE Global Equity Index Series (GIES). Hasilnya, sebanyak 29 saham Indonesia keluar dari indeks FTSE.
Dalam pengumuman yang dirilis pada Jumat (21/8/2026), tak ada satu pun saham Indonesia yang masuk ke dalam Large Cap dan Mid Cap. Namun, terdapat sejumlah saham yang pindah kelas kapitalisasi sebelum akhirnya keluar dari indeks.
Saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dikeluarkan dari klasifikasi kelas Mid Cap dan dimasukkan ke Micro Cap.
Kemudian, sejumlah saham turun dari Small Cap ke Micro Cap yakni terdiri dari PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT MDS Retailing Tbk (LPPF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
SILO menjadi satu-satunya saham yang didepak dari Small Cap. Bahkan, SILO juga tak terlihat dalam daftar Micro Cap.