Melalui penandatanganan MoU ini, menurut Richard, kedua pihak akan mulai menjajaki peluang kolaborasi di sejumlah area, seperti pengembangan teknologi Radio Access Network (RAN) serta pemanfaatan sumber energi yang lebih efisien untuk mendukung pengelolaan jaringan.
Richard pun berharap kolaborasi ini dapat menghadirkan solusi infrastruktur yang lebih adaptif untuk mendukung kebutuhan kapasitas dan efisiensi jaringan yang terus berkembang.
Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak akan menjajaki berbagai inisiatif bersama yang dapat mencakup pengembangan konsep teknologi, uji coba teknis (technical testing), hingga potensi implementasi solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Setiap bentuk kerja sama yang lebih spesifik, baik dari sisi teknis, operasional, maupun komersial, akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian definitif yang disepakati secara tertulis oleh kedua belah pihak.
MoU ini bersifat tidak mengikat secara komersial dan berlaku efektif sejak tanggal penandatanganan untuk jangka waktu dua tahun, kecuali diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis antara para pihak.