Matahari melangsungkan pencatatan saham perdana pada 1992 di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Usai melantai di bursa, Matahari Putra Prima berafiliasi dengan PT Pacific Utama Tbk pada 2009.
Perseroan mengalihkan asetnya ke Pacific Utama dan mulai menggunakan nama PT Matahari Department Store Tbk menyusul spin-off di mana bisnis ritel Matahari dikelola oleh Matahari Department Store, sementara Matahari Putra Prima mengelola FMCG dan bisnis korporat.
Matahari sempat diakuisisi oleh anak perusahaan Asia Color Company (ACC) Limited, yakni PT Meadow Indonesia. Namun kepemilikan ACC di LPFF tidak berlangsung lama, Meadow secara bertahap melepas saham perseroan.
Pada 2013, PT Multipolar Tbk (MLPT), bagian dari konglomerasi Lippo Group, masuk sebagai pemegang saham. Sebelumnya, Pacific Utama yang menerima pengalihan aset Matahari, juga merupakan perusahaan terafiliasi dengan Lippo Group dengan nama Lippo Pacific Finance.
Matahari beberapa kali mengenalkan konsep, rebranding, dan inovasi belanja kepada masyarakat. Mulai dari peluncuran Matahari.com, membuka gerai resmi di platform e-commerce, dan meluncurkan brand-brand fashion baru.