sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gejolak IHSG Relatif Terbatas, Pasar Dinilai Sudah Antisipasi Pengumuman MSCI

Market news editor Rohman Wibowo
15/05/2026 08:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,98 persen ke 6.723 pada perdagangan Rabu (13/5/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,98 persen ke 6.723 pada perdagangan Rabu (13/5/2026). (Foto: iNews Media/Aldhi Chandra Setiawan)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,98 persen ke 6.723 pada perdagangan Rabu (13/5/2026). (Foto: iNews Media/Aldhi Chandra Setiawan)

"Secara teknikal, keluarnya enam emiten dari MSCI memang berpotensi memicu arus keluar dana asing pasif karena banyak fund manager global wajib menyesuaikan portofolionya mengikuti komposisi indeks MSCI. Namun tekanan forced selling tersebut sifatnya lebih jangka pendek dan biasanya terjadi mendekati effective date pada akhir Mei," kata Hendra.

Setelah fase penyesuaian selesai, pasar umumnya mulai kembali mencari keseimbangan baru. Oleh karena itu, kata Hendra, pelemahan tajam pada sesi perdagangan terakhir pekan ini belum tentu menjadi awal tren bearish panjang, tetapi lebih mencerminkan proses normalisasi valuasi dan penyesuaian bobot asing.

Untuk prospek ke depan, kata dia, IHSG memang masih berpeluang mengalami tekanan dan menguji area psikologis 6.700 bahkan support berikutnya di kisaran 6.585. Namun, apabila tensi geopolitik mulai mereda, harga minyak kembali stabil, dan tekanan MSCI selesai setelah rebalancing akhir Mei, maka peluang rebound tetap terbuka. 

"Investor saat ini cenderung menunggu kepastian arah rupiah, pergerakan harga komoditas energi, dan stabilitas aliran dana asing sebelum kembali agresif masuk ke pasar saham Indonesia," katanya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement