AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Gelar RUPSLB, Nusa Konstruksi (DGIK) Ubah Susunan Komisaris dan Direksi

MARKET NEWS
Kunthi Fahmar Sandy
Rabu, 24 November 2021 15:40 WIB
PT Global Dinamika Kencana (GDK) telah mengakuisisi 51,85% saham PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK).
Gelar RUPSLB, Nusa Konstruksi (DGIK) Ubah Susunan Komisaris dan Direksi (FOTO:Dok DGIK)
Gelar RUPSLB, Nusa Konstruksi (DGIK) Ubah Susunan Komisaris dan Direksi (FOTO:Dok DGIK)

IDXChannel - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk agenda tunggal yaitu 

Penetapan Susunan Dewan Pengurus Perseroan. 

Seperti diketahui, pada 6 Oktober 2021, PT Global Dinamika Kencana (GDK) telah mengakuisisi 51,85% saham PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK). 

Dengan akuisisi tersebut, GDK menjadi pemegang saham pengendali yang baru di DGIK. GDK adalah perusahaan investasi yang memiliki sejumlah perusahaan di bidang properti, infrastruktur, konstruksi, Reseach & Development, Medical Device Manfacturing dan Hi-Tech Healthcare Solution. Di bidang infrastruktur, properti dan konstruksi GDK juga memiliki PT Dirgantara Yudha Artha (Dirgantara). 

Komisaris Utama DGIK Hendro Martowardojo menyatakan dirgantara berdiri sejak tahun 1990. Dirgantara sudah berpartisipasi dalam proyek-proyek konstruksi nasional, seperti infrastruktur bandara (Runway & Hangar), kawasan industri, jalan raya, jalan tol, dan yang terbaru dalam pembangunan proyek Tol Cikopo Palimanan. 

"Pembelian mayoritas saham DGIK tersebut merupakan langkah strategis bagi GDK untuk memperbesar dan memperkuat bisnis di bidang infrastruktur, properti dan konstruksi yang telah digeluti grup perusahaan selama 31 tahun terakhir," katanya Rabu (24/11/2021). 

Pasca akuisisi, GDK telah melakukan konsolidasi secara internal dengan melakukan beberapa perbaikan dan penguatan dimana pelaksanaan RUPSLB hari ini merupakan bagian tahap akhir dari proses konsolidasi berupa penguatan dan menjadi tahap awal dimulainya proses Turn Arround Story untuk memperbesar kontribusinya dan memperluas bisnisnya di sektor infrastruktur. 

Direktur Utama PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk. Budi Susilo, mengungkapkan Fokus DGIK setelah konsolidasi internal ini adalah produktivitas, efisiensi dan Good Corporate Governance (pengawasan yg ketat) dalam menjalankan bisnis oleh sebab itu pihakanya sangat bersungguh-sungguh.

"Pada RUPSLB ini, DGIK juga mendapatkan kehormatan dengan bergabungnya wajah wajah baru sebagai Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dengan reputasi dan integritas yang teruji," beber dia. 

Budi juga menambahkan, Perseroan akan memasuki babak baru berupa enlarge bisnis di sektor infratsruktur tanah air. Sebagai perusahaan konstruksi nasional DGIK memiliki historis yang panjang, dan dengan masuknya GDK sebagai pengendali serta penguatan di pengurus perseroan akan menjadi modal yang kuat untuk tumbuh. 

“Tahun ini, dalam 3 kuartal berturut-turut kami telah mencatatkan hasil positif, kami optimis tahun ini sudah membukukan profit meskipun tidak besar. Hasil positif dari performa tersebut ditambah dengan masuknya GDK sebagai pemegang saham pengendali perseroan dan profil susunan pengurus yang dimiliki perseroan saat ini, kami optimis untuk pertumbuhan ke depan”, ungkap Budi. 

"Perlu diketahui selama ini sekalipun DGIK melewati masa-masa sulit tetapi DGIK tidak pernah mengalami default dengan pihak perbankan, jadi kedepannya Insya Allah kami yakin dengan bergabungnya pemegang saham baru GDK yang juga mempunyaireputasi keuangan yg kuat dan prudent akan terjadi sinergi yang menguntungkan bagi DGIK dan stakeholders," sambung dia. 

Berikut Susunan Perseroan hasil RUPSLB: 

Komisaris Utama

Hendro Martowardojo 

Komisaris (Independen)

Ade Rahardja 

Komisaris 

Ganda Kusuma 

Direktur Utama 

Budi Susilo 

Direktur (Tidak Terafiliasi)

J.B Koesnarno 

Direktur

Rahman Sadikin 

Direktur

Moch Ardi Prasetiawan

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD