AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Gelar RUPST Hari Ini, Saham Gudang Garam (GGRM) Melejit 2,8 Persen

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 30 Juni 2022 12:49 WIB
Emiten dengan kapitalisasi pasar Rp61,04 triliun tersebut mencatatkan transaksi 2,16 saham dengan nilai mencapai Rp68 miliar.
Gelar RUPST Hari Ini, Saham Gudang Garam (GGRM) Melejit 2,8 Persen (FOTO:MNC Media)
Gelar RUPST Hari Ini, Saham Gudang Garam (GGRM) Melejit 2,8 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan hari ini, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terpantau naik signifikan.

Mengutip data BEI, hingga penutupan sesi I perdagangan Kamis (30/6/2022), saham emiten rokok ini naik 875 poin atau 2,84 persen di level 31.725.

Emiten dengan kapitalisasi pasar Rp61,04 triliun tersebut mencatatkan transaksi 2,16 saham dengan nilai mencapai Rp68 miliar.

Adapun pembagian dividen GGRM menjadi salah satu agenda RUPST yang dinantikan oleh para pemegang saham. Sebagai informasi, setiap tahunnya GGRM konsisten menebar dividen jumbo kepada para pemegang saham. Tahun lalu, perseroan membagikan dividen senilai Rp5 triliun atau setara Rp2.600 per saham.

Hal ini ditopang oleh kinerja perseroan yang dapat mempertahankan kinerja cukup baik. Pada 2021 GGRM mencatatkan pendapatan yang bertumbuh 9,08 persen secara tahunan, dari Rp114,47 triliun pada 2020 menjadi Rp124,88 triliun.

Meski begitu, laba usaha GGRM menurun, dari Rp10,04 triliun menjadi Rp7,36 triliun. Otomatis, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun merosot 23,83 persen, dari Rp7,64 triliun pada 2020 menjadi Rp5,6 triliun pada 2021.

Salah satu biang kerok menurunnya pendapatan GGRM yaitu penjualan sigaret kretek mesin (SKM) dan (sigaret kretek tangan) SKT yang berkurang.

Pada kuartal I 2022, pendapatan GGRM ditopang oleh penjualan SKM senilai Rp26,7 triliun. Penjualan SKM ini turun 1,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp27,16 triliun.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD