Di sektor pertahanan, GMFI telah menyelesaikan perawatan helikopter Bell 412 hingga unit keempat serta dua pesawat VIP Boeing 737-800. Perusahaan juga memperluas kapabilitas industri pertahanan melalui kerja sama dengan Dassault Aviation dalam program Imbal Dagang Kandungan Lokal dan Offset (IDKLO) pesawat Rafale.
Lini bisnis non-commercial aircraft yang mencakup SBU Defense Industry, Industrial Solutions, dan Power Services mencatat pendapatan USD36,7 juta atau tumbuh 59,9 persen secara tahunan.
Selain itu, GMFI juga mencatat groundbreaking Kertajati Aerospace Park bersama BIJB dan memulai kerja sama dengan Pelita Air untuk layanan perawatan pesawat tipe propeller di Bandar Udara Pondok Cabe.
"Kami telah bertumbuh secara signifikan dan berkelanjutan. Dengan kapabilitas semakin kuat dan adaptif, GMFI akan terus membuka peluang baru untuk memenuhi kebutuhan industri penerbangan nasional maupun global," ujar Andi.
Andi menambahkan, efisiensi dan transformasi yang dijalankan perusahaan menjadi modal untuk memperluas bisnis di tengah dinamika industri.