Saat ini, iForte menguasai sebanyak 1,35 miliar saham IBST atau setara 99,95 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Setelah seluruh proses VTO tuntas, kepemilikan iForte meningkat menjadi 1,35 miliar saham atau 100 persen dari total saham perseroan.
Dengan struktur kepemilikan tersebut, IBST akan sepenuhnya berada di bawah kendali iForte dan tidak lagi berstatus sebagai perusahaan terbuka.
Per 31 Desember 2025, perseroan mengelola 3.204 menara telekomunikasi dengan total 5.756 penyewaan menara (tenancy) dan rasio penyewaan menara (tenancy ratio) sebesar 1,8 kali.
IBST juga memiliki jaringan serat optik sepanjang 19.458 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menjadi kawasan dengan kontribusi aset terbesar, ditopang oleh 1.845 menara telekomunikasi dan jaringan serat optik sepanjang 10.725 kilometer.
(DESI ANGRIANI)