AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Gojek Tokopedia Merger Jadi GoTo, Saham MLPL dan MPPA Anjlok

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Selasa, 18 Mei 2021 10:06 WIB
Keputusan merger ternyata berdampak langsung terhadap kinerja saham PT Multipolar Tbk (MLPL) dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).
Gojek Tokopedia Merger Jadi GoTo, Saham MLPL dan MPPA Anjlok. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dua entitas besar, yakni Gojek dan Tokopedia memutuskan untuk merger dan mendirikan satu perusahaan baru bernama GoTo. Keputusan ini ternyata berdampak langsung terhadap kinerja saham PT Multipolar Tbk (MLPL) dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).

Dari perdagangan bursa yang berlangsung pagi ini, Selasa (18/5/2021), saham MLPL langsung anjlok 28 poin atau sebanyak 2,84%, dan saat ini berada di level 274. Sedangkan saham MPPA juga turun drastis sebanyak 30 poin, atau sebesar 3,24% ke level 895.

Kondisi ini berbanding terbalik di saat kedua saham yang dimiliki Lippo Group tersebut dibeli oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek. 

Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/5/2021) lalu, manajemen MLPL menjelaskan PT Pradipa Darpa Bangsa adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis. Kini sudah diambil alih Gojek.

Sebanyak 99,996% saham Pradipa itu telah dibeli Gojek, dan sebesar 0,004% sisanya diserahkan kepada PT Dompet Karya Anak Bangsa alias GoPay.

Direktur Multipolar, Agus Arismunandar, membeberkan pertimbangan perseroan memilih ketiga perusahaan tersebut sebagai pembeli 11,9% saham MPPA.

"Latar belakang dan pertimbangan atas masuknya ketiga pemegang saham tersebut menjadi pemegang saham MPPA karena MPPA merupakan investasi strategis yang memiliki tingkat pengembalian yang baik di masa akan datang," kata Agus dikutip dari keterbukaan informasi BEI tersebut.

Pembelian itu sempat membuat performas kedua saham tersebut naik begitu cepat. Pada pembukaan perdagangan Senin (17/5/2021) kemarin, MLPL yang sebelumnya berada di posisi 230 langsung beranjak ke level 282 pada penutupan.

Sedangkan  MPPA yang dibuka di level 860 pada perdagangan kemarin juga langsung melesat ke level 930 saat ditutup. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD