Dony menegaskan, proyek gasifikasi batu bara sebelumnya sempat dikerjakan sebelum berhenti ditengah jalan karena ditinggal investor asal Amerika Serikat (AS), Air Product. Dengan demikian, pematangan konsep perlu dilakukan agar proyek berjalan dengan baik.
Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani menargetkan groundbreaking proyek gasifikasi batu bara menjadi DME pada Februari 2026. Dia menyebut proyek DME dinilai strategis karena dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG, sekaligus memanfaatkan sumber daya batu bara yang tidak terpakai.
(Rahmat Fiansyah)