Dana ini digunakan untuk kegiatan pengeboran open hole, partial coring, dan full coring guna memperoleh sampel kualitas batu bara serta sampel geoteknik di area Blok Muara Lakitan.
Hingga akhir 2025, kegiatan pengeboran eksplorasi BSL di Blok Muara Lakitan telah menyelesaikan 15 lubang bor dengan total kedalaman mencapai 1.542,50 meter.
Selain itu, kegiatan pengeboran BSL di Blok Belani dilakukan oleh PT Indonesia Carbon Energy (ICE) dengan mengoperasikan tiga unit rig. Proyek tersebut berada di bawah supervisi Section Geology dan Geotech, Departemen Mine Planning & Technical Service BSL.
(DESI ANGRIANI)