Pada perdagangan hari ini, saham GSMF ditutup di level Rp154, naik Rp16 atau 11,59 persen dengan volume mencapai lebih dari 136 juta saham, jauh di atas rata-rata harian. Bahkan harga sempat menyentuh level tertinggi (high) Rp158 dan low Rp136.
Board of Director International Federation of Technical Analysts (IFTA), Indrawijaya Rangkuti menilai GSMF berada dalam fase akumulasi kuat dengan catalyst fundamental jelas (injeksi modal dari pengendali). Bagi investor jangka menengah, area Rp136-Rp135 menjadi kesempatan entry menarik dengan stop di bawah Rp131, Rp100 dan Rp80 sebagai support-nya. Lalu target jangka pendek yang akan menjadi resistance saham GSMF dilevel Rp166, Rp198 dan Rp212 jika mampu sustain di atas Rp150.
Indrawijaya menegaskan bahwa volume pembelian saham meningkat 500 persen dari 2 minggu lalu dan pada perdagangan hari Selasa kemungkinan akan gap up dan menyentuh area Rp198.
(Rahmat Fiansyah)