AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Hai Investor! Prodia Widyahusada (PRDA) Mau Bagi Dividen Rp161,25 Miliar

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 09 April 2021 09:11 WIB
Pencapaian kinerja tahun 2020 membuktikan ketahanan bisnis dan kokohnya bisnis inti Prodia di tengah dinamika situasi yang penuh ketidakpastian pada pandemi.
Hai Investor! Prodia Widyahusada (PRDA) Mau Bagi Dividen Rp161,25 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menyetujui pembagian dividen tunai saham sebesar Rp161,25 miliar atau 60 persen dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2020 yang mencapai Rp 268,75 miliar. Jumlah pembagian dividen tunai tersebut setara dengan Rp 171,99 per lembar saham.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty menyampaikan, sejak pencatatan saham perdana (IPO) tahun 2016, Perseroan secara konsisten membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dengan rasio pembayaran sebesar 50 persen dalam dua tahun terakhir. Pada tahun sebelumnya, Perseroan membagikan dividen tunai sebesar Rp 105,130 miliar atau setara dengan 50 perden dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2019.

Dia menyebut, pencapaian kinerja tahun 2020 membuktikan ketahanan bisnis dan kokohnya bisnis inti Prodia di tengah dinamika situasi yang penuh ketidakpastian pada masa pandemi Covid-19.

Pihaknya fokus pada upaya menjaga performa profitabilitas, peningkatan keunggulan operasional, peningkatan produktivitas, pengendalian biaya, dan optimalisasi pengembangan teknologi untuk akselerasi transformasi layanan kesehatan digital bagi pelanggan. 

"Dividen tunai tahun buku 2020 dibagikan dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis Perseroan di masa mendatang," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (9/4/2021).

Ke depan, perseroan akan terus mengkaji besaran dividen tunai bagi pemegang saham sesuai dengan kondisi perekonomian dan kinerja bisnis perusahaan. 

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan nilai kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan Perseroan,” kata dia.

Adapun Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga telah menetapkan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan hingga tahun 2026 sebagai berikut:


Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Bapak Andi Widjaja

Komisaris : Bapak Gunawan Prawiro Soeharto

Komisaris : Ibu Endang Wahjuningtyas Hoyaranda

Komisaris Independen : Bapak Kemal Imam Santoso

Komisaris Independen : Ibu Keri Lestari Dandan


Direksi

Direktur Utama : Ibu Dewi Muliaty

Direktur : Ibu Liana Kuswandi

Direktur : Ibu Indriyanti Rafi Sukmawati

Direktur : Bapak Andri Hidayat

Direktur : Ibu Ida Zuraida


RUPS Tahunan menyetujui pengangkatan Kemal Imam Santoso dan Keri Lestari Dandan sebagai Komisaris Independen Perseroan, menggantikan Scott Andrew Merillees dan Lukas Setia Atmaja. 

Sebelumnya, Kemal Imam Santoso pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan (2016-2020), sedangkan Keri Lestari Dandan memiliki pengalaman panjang di bidang farmakologi dan farmasi klinik serta pernah mendapatkan Penghargaan Nasional, Hak Kekayaan Intelektual, Penemu di Bidang Farmasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (2013).

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD