Artinya, harga tersirat dalam tawaran tersebut mencerminkan diskon sekitar 81 persen terhadap harga pasar saat ini.
Angka tersebut sejalan dengan laporan Bloomberg yang menyebut kesepakatan pada harga tersebut akan memberikan diskon sekitar 80 persen dari level pasar saat ini.
Namun, harga sekitar Rp2.550 per saham tersebut merupakan harga tersirat berdasarkan nilai total transaksi, bukan harga penawaran resmi per saham. Pembicaraan transaksi masih berlangsung dan belum ada kepastian kesepakatan akan tercapai.
Mengapa Ditawar Jauh di Bawah Harga Pasar?
Besarnya diskon tersebut antara lain berkaitan dengan struktur kepemilikan Bayan Resources.
Saham BYAN memiliki free float yang terbatas dan aktivitas perdagangan yang relatif tipis.