Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BYAN memangkas koreksi menjadi 0,73 persen ke Rp13.675 per unit pada pukul 14.27 WIB, Rabu (9/9/2026), setelah sebelumnya sempat melemah 3,45 persen pada sesi I seiring tekanan di pasar secara luas.
Pergerakan positif juga terlihat pada sejumlah saham yang terafiliasi dengan Haji Isam. Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) berbalik menguat 1,18 persen, sedangkan saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) naik 1,11 persen.
Meski demikian, pembicaraan mengenai akuisisi Bayan Resources masih berada dalam tahap negosiasi. Jika seluruh pihak mencapai kesepakatan, transaksi tersebut berpotensi rampung sebelum akhir 2026.
Bloomberg menyebut Haji Isam kemungkinan memperoleh pendanaan dari bank-bank milik negara (Himbara) untuk transaksi tersebut. Perwakilan Haji Isam, Bayan Resources, maupun keluarga Low Tuck Kwong belum memberikan komentar atas kabar tersebut. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.