AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Harga Batu Bara Meroket, Laba Bersih ITMG Melambung 406 Persen

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 11 Mei 2022 13:19 WIB
Melambungnya harga batu bara membuat Indo Tambangraya Megah membukukan laba bersih mencapai USD213,27 juta pada kuartal I-2022.
Harga Batu Bara Meroket, Laba Bersih ITMG Melambung 406 Persen (FOTO: MNC Media)
Harga Batu Bara Meroket, Laba Bersih ITMG Melambung 406 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Melambungnya harga batu bara membuat PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan entitas anak membukukan laba bersih mencapai USD213,27 juta pada kuartal I-2022. Capaian ini meningkat 406,80 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

Perseroan juga mencatat pendapatan bersih sebesar USD639,93 juta pada kuartal pertama 2022. Realisasi tersebut meningkat 125,13 persen dibandingkan periode sama tahun 2021 sebesar USD284,24 juta.

Secara rinci, penjualan batu bara ITMG kepada pihak ketiga meningkat dari USD263,19 juta menjadi USD618,83 juta, sementara kepada pihak berelasi USD20,60 juta. Adapun penjualan bahan bakar adalah nihil pada triwulan pertama, berbanding terbalik pada periode sama tahun lalu yang menyerap pemasukan USD4,10 juta

Kenaikan pendapatan mendongkrak beban pokok dari USD199,35 juta menjadi USD303,60 juta. Alhasil laba kotor perseroan tumbuh mencapai USD336,33 juta dari USD84,89 juta. Demikian laporan keuangan interim ITMG di Keterbukaan Informasi, dikutip Rabu (11/5/2022).

Setelah perhitungan pajak dan lain-lain, ITMG membukukan laba bersih sebesar USD213,27 juta, atau melejit 406,80 persen dibandingkan periode sama tahun 2021 sebanyak USD42,08 juta. Dengan demikian, laba bersih per saham dasar perseroan tumbuh menjadi USD0,19 dari sebelumnya USD0,04.

Per 31 Maret 2022, jumlah aset perseroan tumbuh 18,58 persen menjadi USD1,97 miliar, dari posisi aset akhir 2021 sebesar USD1,66 miliar. Liabilitas membengkak dari USD464,68 juta menjadi USD747,95 juta, sementara ekuitas tumbuh dari USD1,20 miliar menjadi USD1,22 miliar. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD