Harga minyak sawit kerap mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena saling berebut pangsa pasar minyak nabati global. Pada saat yang sama, ringgit, mata uang perdagangan minyak sawit, melemah 0,52 persen terhadap dolar AS.
Sementara, bursa saham Asia menguat dan harga minyak bergerak fluktuatif, di tengah pertimbangan pelaku pasar terhadap implikasi aksi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela serta menjelang rilis padat data ekonomi pada pekan perdagangan penuh pertama tahun ini. (Aldo Fernando)