sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Siapa Pemilik KIJA? Emiten Kawasan Industri, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Market news editor Kurnia Nadya
07/01/2026 12:08 WIB
KIJA adalah perusahaan pengembang kawasan industri pertama di Indonesia yang melantai di bursa, emiten ini mencatatkan sahamnya secara perdana pada 1995.
Siapa Pemilik KIJA? Emiten Kawasan Industri, Ini Daftar Pemegang Sahamnya. (Foto: Istimewa)
Siapa Pemilik KIJA? Emiten Kawasan Industri, Ini Daftar Pemegang Sahamnya. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Siapa pemilik KIJA? PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) adalah emiten properti dan real estate, perusahaan ini menjalankan bisnis utamanya di bidang pengembangan kota mandiri berbasis industri. 

KIJA adalah perusahaan pengembang kawasan industri pertama di Indonesia yang melantai di bursa, emiten ini mencatatkan sahamnya secara perdana pada 1995 dengan melepas 47 juta saham, di mana perseroan mendapatkan dana senilai Rp232 miliaran. 

Bisnis perseroan terbagi menjadi tiga lini utama. Yakni pengembangan lahan dan properti, infrastruktur dan jasa, serta leisure & hospitality. Inti bisnis KIJA adalah pengembangan kawasan industri berikut infrastruktur dan jasa manajemennya. 

Wilayah pengembangan utama milik KIJA adalah Kota Jababeka di Cikarang, sebuah kota terpadu seluas 5.600 hektare dengan penduduk yang kini mencapai 1 juta orang. Kota ini adalah wilayah pemukiman dengan kawasan industri mandiri. 

Melansir laman resmi perseroan (7/1/2026), kawasan industri Jababeka kini ditempati oleh 1.650 perusahaan nasional dan multinasional dari 30 negara. Antara lain AS, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, dan sebagainya. 

Perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut misalnya L’Oreal, Mattel, Samsung, Unilever, United Tractors, Akzo Nobel, Nissin Mas, ICI Paints, dan sebagainya.

Selain Kota Jababeka, KIJA juga mengembangkan kawasan industri serupa di Tanjung Lesung dengan fokus pada industri pariwisata, perhotelan, dan rekreasi. Lalu kawasan industri di Kendal, Jawa Tengah, yang dikembangkan bersama perusahaan Singapura. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement