AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Harga CPO Masih Dalam Tekanan, Melemah 2,08 Persen Hari Ini

MARKET NEWS
Athika Rahma
Kamis, 09 Juni 2022 16:11 WIB
Menurut data Bursa Derivative Malaysia, harga CPO untuk kontrak Juni 2022 merosot hingga 2,08% menjadi MYR 6.600 per ton.
Harga CPO Masih Dalam Tekanan, Melemah 2,08 Persen Hari Ini. (Foto: MNC Media)
Harga CPO Masih Dalam Tekanan, Melemah 2,08 Persen Hari Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Harga komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada perdagangan Kamis (9/6) masih dalam tekanan. Turunnya harga hari ini melanjutkan tren pelemahan harga CPO selama beberapa hari terakhir.

Menurut data Bursa Derivative Malaysia, harga CPO untuk kontrak Juni 2022 merosot hingga 2,08 persen menjadi MYR 6.600 per ton. Selama sepekan terakhir, harga komoditas ini melemah tipis 0,99 persen.

Sementara untuk kontrak bulan Juli 2022 harga CPO bertengger di angka MYR 6.458 per ton, turun 3,54 persen. Untuk kontrak bulan Agustus 2022 harganya ambles hingga 3,66 persen menjadi MYR 6.230 per ton.

Adapun, perkembangan harga CPO dipengaruhi oleh kebijakan negara-negara terbesar penghasil komoditas ini. Dari dalam negeri, Menteri Perdagangan Indonesia Muhammad Lutfi mengatakan ekspor CPO akan segera berjalan meskipun sebenarnya larangannya sudah dibuka sejak 23 Mei lalu.

Lutfi memastikan ekspor yang segera dijalankan bakal membuat harga Tnadan Buah Segar (TBS) sawit membaik dan menguntungkan bagi petani. Dia memastikan harganya tidak akan kurang dari Rp 2.500 per kg.

Di sisi lain, Malaysia masih mengalami krisis tenaga kerja asing untuk bidang perkebunan terutama untuk perkebunan kelapa sawit. Hingga Mei 2022, pekerja asing yang datang ke negeri Jiran masih berjumlah 32.000 orang, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. (FRI)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD