Ringgit Malaysia, mata uang kontrak perdagangan, melemah 0,38 persen terhadap dolar AS, membuat minyak sawit lebih murah bagi pemegang mata uang asing.
Menurut Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Rabu, pesanan ekspor minyak sawit untuk pengiriman baru mulai melambat setelah perang AS-Israel terhadap Iran mendorong biaya logistik dan asuransi. (Aldo Fernando)