Penguatan harga minyak mentah juga membuat minyak sawit lebih menarik sebagai bahan baku biodiesel.
Di sisi lain, ringgit, mata uang perdagangan minyak sawit, menguat 0,05 persen terhadap dolar AS, sehingga membuat komoditas ini sedikit lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing. (Aldo Fernando)