IDXChannel – Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada perdagangan Rabu (29/7/2026), didorong aksi beli saat harga murah (bargain hunting) setelah mencatat pelemahan selama dua hari berturut-turut, serta kenaikan harga minyak mentah.
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Oktober di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0,62 persen menjadi 4.671 ringgit Malaysia per ton pada 15.34 WIB.
Sebelumnya, kontrak tersebut turun 1,67 persen dalam dua hari terakhir.
Kepala Riset Komoditas Sunvin Group, Anilkumar Bagani, mengatakan kontrak berjangka CPO menguat karena aksi bargain hunting seiring pemulihan harga energi dan kuatnya permintaan fisik minyak sawit dari India.
"Optimisme terhadap peningkatan ekspor minyak sawit Malaysia sepanjang bulan ini juga menopang harga," ujarnya, dikutip Reuters.
Berdasarkan perkiraan perusahaan survei kargo, ekspor produk minyak sawit Malaysia pada periode 1-25 Juli meningkat antara 8,1 persen hingga 15,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya.