Pergerakan harga minyak sawit umumnya mengikuti tren minyak nabati lain karena komoditas tersebut bersaing di pasar minyak nabati global.
Di sisi fundamental, Brasil dinilai memiliki potensi memperluas area tanam kelapa sawit hingga lebih dari tiga kali lipat dalam satu dekade ke depan dengan memanfaatkan lahan yang telah mengalami deforestasi di wilayah Amazon. Hal itu disampaikan Presiden asosiasi industri Abrapalma, Victor Almeida.
Sementara itu, Rabobank memperkirakan produksi kedelai Brasil pada musim tanam 2026-2027 turun 2 persen menjadi 178 juta ton dari rekor musim sebelumnya. Kondisi pasar yang menantang juga diperkirakan membuat luas area tanam cenderung stabil.
Di pasar energi, harga minyak mentah Brent bertahan di atas USD100 per barel dan berada di jalur kenaikan selama empat pekan berturut-turut. Kenaikan harga minyak mentah membuat minyak sawit semakin menarik sebagai bahan baku biodiesel. (Aldo Fernando)