IDXChannel - Harga emas dunia turun pada Selasa (30/6/2026) dan mencatat penurunan kuartalan terdalam dalam 13 tahun terakhir.
Kekhawatiran terhadap inflasi akibat konflik di Timur Tengah memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) dapat kembali menaikkan suku bunga.
Harga emas spot melemah 0,23 persen menjadi USD4.007,52 per troy ons. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level terendah sejak November. Sepanjang Juni, harga emas telah terkoreksi 11,74 persen.
Penurunan tersebut membuat emas membukukan pelemahan kuartalan pertama sejak 2024 sekaligus penurunan terbesar sejak kuartal II-2013. Saat itu, konflik di kawasan Teluk memicu kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi.
Meski emas kerap dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menjadi tekanan bagi logam mulia karena emas tidak memberikan imbal hasil.