"Pasar sedikit khawatir mengenai seberapa stabil nota kesepahaman (MOU) tersebut. Tekanan terhadap emas muncul karena investor belum melihat banyak titik terang di ujung jalan," kata Analis Marex Edward Meir, dikutip Reuters.
Utusan utama Amerika Serikat (AS) yang tiba di Doha tidak akan menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan Iran, menurut seorang pejabat Qatar.
Kondisi tersebut menimbulkan keraguan terhadap kemajuan upaya mencapai penghentian perang Iran secara permanen.
"Data inflasi AS masih menunjukkan tekanan dan berada jauh di atas target The Fed sebesar 2 persen. Pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama dan bahkan dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga tambahan," ujar Meir.
Menurut CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 67 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada September.