Sentimen terhadap emas juga masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral.
Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (16/9) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75-4 persen dan mengisyaratkan kenaikan lanjutan dalam beberapa bulan mendatang.
Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar kini melihat peluang 55 persen untuk kenaikan suku bunga AS berikutnya pada pertemuan The Fed Oktober.
Suku bunga yang lebih tinggi secara umum dapat mengurangi daya tarik emas karena aset berbasis imbal hasil menjadi lebih menarik.
Meski demikian, ekspektasi kenaikan suku bunga juga sebelumnya telah mendorong sebagian investor mengambil posisi short pada emas.