Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik, daya tariknya cenderung menurun dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.
Melek melihat level support kuat emas berada di kisaran USD4.200. Ia menilai, faktor fundamental jangka menengah masih berpotensi menopang harga.
Namun, ketidakpastian dan kemungkinan kenaikan suku bunga dapat mendorong sebagian pelaku pasar keluar dari posisi dalam jangka pendek.
Logam mulia lainnya juga melemah. Perak spot turun 3,2 persen ke USD72,95, platinum turun 1,7 persen ke USD1.955,95, dan paladium merosot 2,9 persen ke USD1.481,00. (Aldo Fernando)