IDXChannel - Harga emas dunia turun tajam pada perdagangan Selasa (3/3/2026), tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Seiring dengan itu, prospek pemangkasan suku bunga kian memudar seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi di tengah potensi konflik Timur Tengah yang berkepanjangan.
Emas spot merosot 4,38 persen ke USD5.088,83 per troy ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari empat pekan pada hari sebelumnya.
“Penurunan emas tampaknya dipicu oleh peralihan ke likuiditas—yakni ke kas. Dolar AS menguat dan imbal hasil obligasi juga naik,” ujar Senior Market Strategist di RJO Futures, Bob Haberkorn, dikutip Reuters.
Dolar AS, yang juga menjadi aset lindung nilai pesaing emas, mencatat kenaikan tajam sehingga membuat emas berdenominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.