Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures Phillip Streible mengatakan emas memantul dari level support teknikal yang penting.
Menurut dia, optimisme terhadap perpanjangan gencatan senjata turut menekan harga minyak dan nilai tukar dolar AS, dua faktor yang umumnya mendukung kenaikan harga emas.
Indeks dolar AS tercatat menuju pelemahan mingguan sehingga membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.
Di saat yang sama, harga minyak juga berada di jalur penurunan mingguan.
Meski demikian, prospek suku bunga tinggi masih membatasi ruang kenaikan emas.
Streible menilai gangguan pada jalur pelayaran dan infrastruktur energi akibat konflik geopolitik berpotensi menjaga harga energi tetap tinggi sehingga membuat bank sentral AS atau Federal Reserve lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga.
Data terbaru menunjukkan inflasi AS pada April meningkat dengan laju tercepat dalam tiga tahun terakhir, didorong kenaikan harga energi yang terkait dengan konflik Iran.