Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama.
Suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Karena itu, meskipun menguat dalam sepekan terakhir, harga emas masih mencatat penurunan lebih dari 1 persen sepanjang Mei.
Di pasar fisik, permintaan emas di India masih lemah akibat tingginya harga dan bea impor, sementara premi emas di China menyempit seiring sikap hati-hati pelaku pasar.
Logam mulia lainnya bergerak bervariasi. Harga perak spot stagnan di USD75,62 per ons dan berada di jalur kenaikan bulanan.