IDXChannel - Harga emas dunia berbalik menguat hampir 1 persen pada perdagangan Rabu (29/7/2026) setelah sebelumnya sempat melemah.
Penguatan terjadi setelah bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuannya, yang memicu pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Sementara itu, pelaku pasar mencermati pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh.
Harga emas spot naik 0,94 persen menjadi USD4.066,34 per troy ons, setelah sempat menyentuh USD4.116,26 per troy ons, level tertinggi sejak 23 Juli.
Sesuai ekspektasi pasar, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan. Keputusan tersebut dinilai dapat memicu pertanyaan mengenai bagaimana Kevin Warsh akan memenuhi komitmennya untuk mengembalikan inflasi ke target 2 persen.
Setelah keputusan tersebut diumumkan, dolar AS melemah terhadap euro sehingga membuat emas menjadi lebih murah bagi pembeli di luar AS. Di saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun memangkas kenaikan yang sempat terjadi sebelumnya.