Mengutip Reuters, Trump mengatakan pembicaraan antara AS dan Iran dalam sehari terakhir menunjukkan adanya “titik kesepakatan besar”, dan kesepakatan untuk mengakhiri perang diperkirakan dapat segera tercapai.
Harga minyak sempat jatuh hampir 15 persen di awal sesi, namun memangkas sebagian kerugian setelah Iran menyatakan meluncurkan serangan baru ke Israel dan lokasi lain di Timur Tengah, sekaligus membantah adanya negosiasi dengan AS.
Garda Revolusi Iran juga menyatakan akan menyerang pembangkit listrik Israel serta fasilitas yang memasok pangkalan militer AS di kawasan Teluk jika Washington melanjutkan ancaman untuk “menghancurkan” jaringan listrik Iran.
Perang ini telah merusak fasilitas energi utama di kawasan Teluk dan secara efektif menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur yang menangani sekitar 20 persen aliran minyak dan gas alam cair global.
Dua kapal tanker menuju India tercatat melintasi Selat Hormuz pada Senin dengan membawa LPG dari Uni Emirat Arab dan Kuwait, meski lalu lintas secara keseluruhan masih terhambat.