Sementara itu, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS sebelumnya naik hingga 5,2 persen menjadi USD100,44 per barel, tetapi sekarang turun 1,5 persen menjadi USD94,01 per barel.
Di sisi lain, Israel mengatakan akan bertindak sendiri di South Pars. "Iran tidak memiliki kemampuan untuk memperkaya uranium atau membuat rudal balistik setelah 20 hari perang," kata Netanyahu dalam konferensi pers.
Pemimpin Israel itu juga mengatakan bahwa negaranya bertindak sendiri dalam menyerang ladang minyak South Pars, dan bahwa Presiden Donald Trump telah memintanya untuk menahan diri dari serangan serupa di masa mendatang.
Adapun harga minyak melanjutkan kenaikan tajam dari sesi sebelumnya yang dipicu oleh serangan udara terhadap ladang South Pars, sektor Iran dari cadangan gas alam terbesar di dunia.
Iran pun membalas dengan melancarkan serangan terhadap fasilitas energi di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Teheran sebelumnya mengancam akan menyerang kompleks Samfef dan Jubail di Arab Saudi, ladang gas Al Hisn di Uni Emirat Arab, dan kilang Ras Laffan di Qatar.