Kelompok OPEC+, yang terdiri dari anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya seperti Rusia, sepakat menaikkan produksi secara moderat sebesar 206.000 barel per hari untuk Mei.
“Pergerakan OPEC tampaknya akan menghadapi tantangan berdasarkan ketersediaan ekspor,” ujar Janiv Shah.
Arab Saudi juga menetapkan harga jual resmi minyak Arab Light untuk Asia pada Mei dengan premi rekor USD19,50 per barel di atas rata-rata Oman/Dubai, naik USD17 dibandingkan bulan sebelumnya, menurut Aramco.
Pasokan Rusia turut terganggu akibat serangan drone Ukraina terhadap terminal ekspor di Laut Baltik. Terminal Ust-Luga dilaporkan kembali beroperasi pada Sabtu setelah beberapa hari mengalami gangguan.
Sementara itu, ekspor dari pelabuhan Tuapse di Laut Hitam diperkirakan naik menjadi 794.000 metrik ton pada April, meningkat 8,7 persen secara harian dibandingkan rencana Maret sebesar 755.000 metrik ton, menurut dua trader dan perhitungan Reuters. (Aldo Fernando)