“Di mana kelebihan pasokan itu?” ujar analis Price Futures Group, Phil Flynn, menanggapi laporan tersebut.
“Semakin lama kelebihan pasokan itu tak muncul, semakin besar pula keraguan apakah benar-benar ada,” imbuh Flynn.
Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan, data EIA juga menunjukkan permintaan minyak tersirat yang kuat. Bersamaan dengan penurunan stok, laporan EIA tersebut dinilai sangat positif bagi harga minyak mentah.
Trump memperkirakan hasil yang baik dari pertemuannya dengan Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung Kamis di KTT Korea Selatan. Dalam forum yang sama, AS dan Korea Selatan juga menyelesaikan kesepakatan dagang yang sempat alot.
Nada optimistis terkait pembicaraan AS-China dan kesepakatan dengan Korea Selatan ini dinilai dapat meredakan kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat tarif dan perang dagang Trump, yang dalam beberapa bulan terakhir membebani permintaan minyak dan menekan harga komoditas.