Ini menjadi pertama kalinya pejabat Rusia secara terbuka mengakui penurunan produksi tersebut.
Dari sisi fundamental, persediaan minyak mentah AS turun 8 juta barel menjadi 433,7 juta barel pada pekan yang berakhir 29 Mei, menurut data Administrasi Informasi Energi AS (EIA) yang dirilis Rabu.
Penurunan itu jauh lebih besar dibandingkan perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penyusutan sekitar 4 juta barel.
Sumber perdagangan juga menyebut harga minyak Iran mulai diperdagangkan dengan diskon untuk pertama kalinya sejak April.
Sementara itu, premi minyak mentah Rusia ikut menurun karena para pedagang memangkas harga guna menarik minat pembeli China di tengah permintaan yang lesu.