“Pasar minyak bergerak lebih rendah karena ketegangan terbaru antara Israel dan Iran berhasil diredakan menuju gencatan senjata. Selain itu, Trump terus menekan sentimen pasar dengan menyatakan bahwa perang dengan Iran mungkin berakhir dalam dua hingga tiga hari karena negosiasi telah memasuki tahap akhir,” tulis analis perusahaan konsultan energi Ritterbusch and Associates dalam sebuah catatan, dikutip Reuters.
Pada Senin, Israel dan Iran menghentikan serangan langsung setelah Trump mendesak kedua pihak untuk menghentikan konflik. Teheran menyatakan akan melanjutkan permusuhan apabila Israel terus menyerang kelompok Hezbollah di Lebanon.
Sejauh ini Iran masih menahan diri untuk tidak melancarkan serangan baru meskipun Israel menyerang kota pelabuhan bersejarah Tyre di Lebanon selatan yang menewaskan sedikitnya delapan orang.
Di sisi lain, Iran masih memblokir sebagian besar pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur yang sebelum perang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair dunia.
Sementara itu, Washington juga memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.