Tekanan harga berpotensi bertambah setelah penangkapan Maduro pada Sabtu lalu, yang dinilai dapat mempercepat berakhirnya embargo AS terhadap minyak Venezuela.
Jika hal itu terjadi, produksi minyak negara Amerika Selatan tersebut berpeluang meningkat.
Pelaku pasar juga memperdebatkan arah pasokan Venezuela ke depan, setelah Presiden AS Donald Trump menyebut perusahaan minyak AS siap berinvestasi untuk meningkatkan produksi dan ekspor Venezuela.
Menurut tiga sumber yang mengetahui rencana tersebut, para CEO perusahaan minyak AS diperkirakan mengunjungi Gedung Putih paling cepat Kamis untuk membahas peluang investasi di Venezuela.
Sektor minyak Venezuela sendiri telah lama mengalami kemunduran akibat minimnya investasi dan sanksi AS. Produksi minyak negara tersebut rata-rata hanya mencapai 1,1 juta barel per hari sepanjang tahun lalu.