IDXChannel - Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Selasa (6/1/2026), seiring pasar menimbang ekspektasi pasokan global yang melimpah tahun ini dengan ketidakpastian produksi minyak Venezuela setelah Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Kontrak berjangka (futures) Brent turun 1,7 persen dan ditutup di level USD 60,70 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 2 persen ke posisi USD 57,13 per barel.
Analis PVM Oil, Tamas Varga, menilai, dikutip Reuters, masih terlalu dini untuk mengevaluasi dampak penangkapan Nicolas Maduro terhadap keseimbangan pasar minyak global.
Namun, menurut dia, pasokan minyak pada 2026 dipastikan akan mencukupi, baik dengan maupun tanpa peningkatan produksi dari negara anggota OPEC tersebut.
Analis Morgan Stanley dalam catatan terbarunya menyebutkan permintaan minyak global sepanjang tahun lalu kemungkinan hanya tumbuh sekitar 900.000 barel per hari. Angka ini lebih rendah dibandingkan tren historis sebesar 1,2 juta barel per hari.