Meski demikian, Caspian Pipeline Consortium (CPC), operator jalur pipa ekspor utama Kazakhstan, menyatakan terminalnya di pesisir Laut Hitam Rusia telah kembali beroperasi penuh setelah perawatan di salah satu dari tiga titik tambat selesai dilakukan.
Dari sisi geopolitik, sebuah kapal induk AS beserta kapal perang pendukungnya tiba di Timur Tengah, menurut dua pejabat AS. Langkah ini memperluas kemampuan Presiden AS Donald Trump untuk melindungi pasukan AS, atau berpotensi melakukan aksi militer terhadap Iran.
“Dengan pernyataan Trump pekan lalu bahwa AS mengirim ‘armada’ ke arah Iran, ketegangan geopolitik meningkat dan hal itu menopang harga minyak dalam prospek jangka pendek,” ujar Razaqzada.
Wakil Presiden Senior Perdagangan BOK Financial, Dennis Kissler menjelaskan, ketegangan antara Teheran dan Washington, ditambah belum adanya perkembangan terkait kesepakatan damai Ukraina-Rusia, turut menjaga level bawah harga minyak.
Sementara itu, OPEC+ diperkirakan mempertahankan jeda kenaikan produksi minyak pada Maret dalam pertemuan yang dijadwalkan berlangsung 1 Februari, menurut tiga delegasi OPEC+ kepada Reuters. (Aldo Fernando)