“Pada pukul 12 siang waktu ET hari ini atau 16.00 GMT, pasukan AS mulai menyerang target Korps Garda Revolusi Islam Iran di Iran,” tulis Komando Pusat AS atau CENTCOM melalui platform X.
“Serangan tersebut dilakukan menyusul upaya serangan terbaru oleh IRGC terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan terhadap personel militer Amerika yang ditempatkan di kawasan,” imbuh pernyataan tersebut.
Analis Saxo Bank, Ole Hansen, mengatakan eskalasi konflik terbaru meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan berkepanjangan pada aliran energi melalui Selat Hormuz.
Pasar minyak kini juga menantikan laporan mingguan persediaan minyak dari American Petroleum Institute (API) pada Selasa dan Energy Information Administration (EIA) AS pada Rabu.
Para analis memperkirakan perusahaan energi menarik sekitar 0,8 juta barel minyak mentah dari persediaan selama pekan yang berakhir pada 28 Agustus. (Aldo Fernando)