IDXChannel - Harga minyak ditutup melonjak hampir 5 persen pada Rabu (11/3/2026) setelah serangan baru terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan.
Para analis menilai usulan Badan Energi Internasional (IEA) untuk melepas cadangan minyak dalam jumlah rekor belum cukup meredakan kekhawatiran tersebut.
Kontrak minyak (futures) Brent naik 4,8 persen menjadi USD91,98 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat meningkat 4,6 persen dan ditutup di USD87,25 per barel.
Mengutip Reuters, perusahaan keamanan maritim dan manajemen risiko pada Rabu melaporkan tiga kapal lagi terkena proyektil di Selat Hormuz.
Dengan demikian, jumlah kapal yang terdampak di kawasan tersebut mencapai sedikitnya 14 sejak perang Iran dimulai.