Pada Minggu, Trump mengatakan AS mungkin bertemu dengan pejabat Iran. Dia juga mengancam kemungkinan aksi militer menyusul kekerasan mematikan terhadap para pengunjuk rasa.
Iran saat ini memiliki jumlah minyak di laut pada level rekor, setara sekitar 50 hari produksi. Data Kpler dan Vortexa menunjukkan China membeli lebih sedikit minyak Iran, sementara Teheran berupaya melindungi pasokannya dari risiko serangan AS.
Venezuela diperkirakan segera melanjutkan ekspor minyak setelah pencopotan Presiden Nicolas Maduro.
Trump pekan lalu mengatakan pemerintah di Caracas siap menyerahkan hingga 50 juta barel minyak yang dikenai sanksi kepada AS.
Sejumlah perusahaan minyak berlomba mencari kapal tanker dan menyiapkan operasi pengapalan minyak mentah secara aman, menurut empat sumber yang memahami proses tersebut.