Dalam pertemuan di Gedung Putih pada Jumat, perusahaan komoditas multinasional Trafigura menyebut kapal pertamanya diperkirakan mulai memuat kargo pada pekan depan.
Dua kapal supertanker berbendera China yang sebelumnya berlayar menuju Venezuela untuk mengambil kargo minyak sebagai pembayaran utang selama embargo minyak AS terhadap negara anggota OPEC itu, berbalik arah dan kini menuju kembali ke Asia, menurut data pelayaran LSEG pada Senin.
Investor juga mencermati risiko gangguan pasokan dari Rusia, menyusul serangan Ukraina yang menargetkan fasilitas energi, serta prospek sanksi AS yang lebih ketat terhadap sektor energi Moskow.
Di Azerbaijan, ekspor minyak turun menjadi 23,1 juta ton pada 2025 dari 24,4 juta ton pada 2024, demikian pernyataan kementerian energi pada Senin.
Rusia dan Azerbaijan sama-sama anggota OPEC+, yang mencakup OPEC dan negara produsen sekutu.